Ternyata ALLAH Masih Menyayangiku..

by - February 27, 2012


ketika saya nulis ini, saya masih dalam keadaan sakit. suhu tubuh 40 derajat celsius ditambah berbagai sakit yang menjadi pengiring nya seperti pusing, lemas, diare, dll ditambah dengan maag kronis saya yang kambuh dan membuat saya muntah-muntah karena kondisi lambung yang terlalu asam dan didukung dengan perut yang penuh, sebah dan menolak untuk makan sukses membuat saya hanya bisa terbaring di tenpat tidur, untuk makan saja, otot mulut ini sudah menolak, begitupun dengan air liur yang terasa sangat pahit, berbagai macam obat herbal sudah saya minum, mulai dari jahe hingga minum berliter-liter air putih. saya bukan seorang pribadi yang instan yang ketika sakit langsung meminum obat dengan dosis-dosis tertentu. tapi akhirnya saya minum obat maag saya, tapi tidak dengan obat penurun panas. saya bersikukuh dengan tetap mempertahankan teori "tubuh saya juga berusaha untuk mengatasi keadaan ini, saya hanya perlu bersabar"

alhamdulillah ternyata teori saya benar, terbukti suhu tubuh saya berangsur angsur turun dari 40 derajat celsius menjadi 38 derajat, kemudian turun lagi menjadi 37 dan sekarang suhu tubuh saya 36.6. alhamdulillah juga sudah mulai keringatan dan bisa aktifitas, maag saya juga sudah ga ada masalah walaupun masih lemas dan masih sedikit pusing dan air liur masih terasa pahit. dan mulut saya measih menolak untuk makanan, tapi setidaknya ini adalah sebuah kemajuan mengingat beberapa jam yang lalu saya tidak bisa melakukan aktifitas apapun karena tingginya suhu tubuh saya.

ketika dalam keadaan ini, hati saya tergelitik untuk online. ketika online inilah kebetulan teman lama saya waktu sd online via skype. kita uda lama banget ga ketemu semenjak lulus sd. mungkin sekitar 6 tahun kita ga pernah komunikasi, apalagi ketemu. kita ngobrol-ngobrol saling tanya kabar, dll sampai akhirnya dia bercerita tentang kehidupannya yang sekarang. ayahnya kini menderita stroke jadi semua aktifitas hanya bisa dilakukan di tempat tidur, ibunya menderita penyakit diabetes kronis, sementara kakaknya putus kuliah dan melarikan diri ke medan. ibunya yang kini menjadi tulang punggung keluarga dengan membuka toko sembako di rumahnya. sangat berbeda 360 derajat dengan hidupnya ketika masih sd dulu. saya awalnya sempat kaget, bagaimana bisa seorang yang dulu ketika yang namanya hp berkamera dengan piksel tinggi masih sangat mahal bisa dimilki oleh seorang anak sd, ketika saya hanya diperbolehkan memakai internet satu minggu sekali karena mahalnya tarif internet dia sudah menggunakan internet setiap hari untuk bermain game online, kini harus mengalami hidup seperti itu. tapi saya sadar, semua mudah bagi ALLAH..

saya sangat kaget dan prihatin dengan hidupnya, dan ketika saya ungkapkan keprihatinan saya kepada teman saya itu, dia malah berkata begini kepada saya "gapapa fat, masa depanku tetap cerah kok. aku loh uda dapat beasiswa penuh untuk kuliah di universitas di dekat rumahku (yang bkebetulan adalah universitas ternama negeri ini) mungkin sekarang ini sulit, tapi bentar lagi cerah lagi kok" lalu dia menceritakan kepada saya tentang plan-plan dia dimasa depan dengan tetap percaya dengan kekuatan do'a dan kepercayaan yang tinggi bahwa ALLAH akan selalu bersama dia..

dari mendengar kisah hidup teman saya itu saya jadi sangat bersyukur dengan hidup yang diberikan ALLAH kepada saya, beasiswa untuk kuliah di luar negeri, hidup yang berkecukupan,orang tua pengertian dan demokratis, teman-teman yang perhatian, pasangan yang care, walaupun tidak sesempurna seperti yang terlihat, dan berbagai kasih sayang ALLAH yang hadir dalam hidup saya yang lupa saya syukuri..

awalnya ketika saya sakit dan tidak bisa beraktifitas, yang membuat saya harus ketinggalan 2 ujian, sempat membuat saya stuck. tapi ALLAH menyadarkan saya dengan cara-NYA yang paling bijaksana, ALLAH berikan gambaran kondisi yang jauh kurang beruntung dari saya.

kini saya sadar, mungkin ini cara ALLAH membuat saya beristirahat secara total dari padatnya kegiatan yang harus saya jalani, inilah cara ALLAH untuk membuat saya calm down dengan semua yang saya jalani, yang terpenting, membuat saya sadar kalau mesin saja butuh di charge agar dia tidak hang, apalagi manusia. dan saya pun sadar bahwa terlalu memforsir tenaga untuk memenuhi tuntutan tanggung jawab tanpa memperhatikan kondisi tubuh adalah suatu kejahatan dengan tidak memberikan hak kepada tubuh untuk beristirahat secara cukup. betapa naifnya seorang yang memberikan advice untuk selalu beristirahat yang cukup kepada mereka yang bertanya tentang penyakitnya malah justru tidak bisa mempraktikan adivce itu untuk dirinya sendiri, sungguh sesuatu yang lucu untuk seorang mahasiswa medical science. 

dan yang terpenting, saya sadar bahwa ternyata ALLAH sangat menyayangiku dengan memberiku hidup yang terbaik menurut-NYA


bersyukurlah dengan hidupmu, bagaimanapun sulitnya itu,




Best Regards,



FRA 

You May Also Like

0 comments

pembaca yang baik, terima kasih telah berkunjung ke www.riffatakhsan.com silahkan meninggalkan kritik, saran, pesan, kesan, dan apresiasi untuk saya menulis lebih baik lagi. terima kasih pula untuk tidak nge-Spam di Blog Saya :)



Copyright By Faizah Riffat Ma'rifah Akhsan. Powered by Blogger.