Tentang Jarak, Suatu Kali..

by - September 13, 2014

ketika berbicara tentang jarak dan hubungan dua orang umat manusia, yang satu anak adam, dan satunya anak hawa, banyak orang langsung mengkaitkan dengan LDR (Long Distance Relationship) hubungan jarak jauh.

padahal jarak tidak sesempit tentang LDR


satu kelas pada jam kuliah tapi tetap memutuskan untuk fokus pada perkuliahan, itu juga jarak.

satu kantor pada divisi yang sama tetapi memutuskan untuk tetap professional, itu juga jarak.

saya sering bertanya - tanya, kenapa harus ada jarak pada sebuah hubungan. bukankah hubungan adalah tentang menutup jarak ?

dengan ke-lebay-an tingkat insecure para pejuang LDR di twitter semakin membuat saya membenci jarak, yah sebenci saya dengan hujan. jarak hanya bisa memberikan kesedihan dan keperihan, apa yang bisa diberikan oleh jarak selain sedikit pertemuan yang kemudian ditutup dengan drama perpisahan ? begitu pikir saya.

jarak, selalu sukses menyelipkan mood buruk pada saya bahkan hanya dengan menyinggungnya dalam konteks sederhana.

kemudian saya terlibat dalam hubungan super absurd : dekat tak tersentuh, jauh tak berjarak.

kembali tentang jarak, namun kali ini pola pikir saya dipaksa untuk membalik paradigma tentang jarak, lagi lagi tentang jarak.

dengan berjalannya waktu, lambat laun saya disadarkan semesta bahwa jarak berperan penting dalam menguji keyakinan, juga kesetiaan.

ada banyak hal yang bisa dilihat secara lebih jernih ketika kita memiliki jarak, minimal tentang melihat sesuatu tanpa melibatkan emosi.

jarak mengenalkan saya tentang siapa orang-orang yang benar-benar saya inginkan dalam hidup, siapa yang saya tidak bisa hidup tanpanya, dan siapa yang ada dan tiada nya sama sekali tidak berarti.

jarak mengenalkan saya tentang arti dari sebuah konsistensi atas komitmen apapun yang saya buat.

dan jarak, sudah memberikan kado terindah pada saya tentang siapa yang pantas untuk diajak berjuang, dan untuk siapa seharusnya hati ini berlabuh.

jarak, adalah tentang cara tuhan menjaga saya, kamu, dan kita.




Surabaya, 13 September 2014



Rifa Akhsan

You May Also Like

0 comments

pembaca yang baik, terima kasih telah berkunjung ke www.riffatakhsan.com silahkan meninggalkan kritik, saran, pesan, kesan, dan apresiasi untuk saya menulis lebih baik lagi. terima kasih pula untuk tidak nge-Spam di Blog Saya :)



Copyright By Faizah Riffat Ma'rifah Akhsan. Powered by Blogger.