Belajar Menulis dengan Rasa

by - February 21, 2015

lebih dari satu bulan saya tidak menulis tulisan tulisan panjang seperti biasanya. tulisan panjang yang terakhir saya tulis adalah tentang Pesawat Delay tertanggal 31 Desember 2014. itu artinya, selama 2015 saya belum menulis tulisan "serius".


kenapa ?

saya sendiri tidak sadar apa yang terjadi dengan insting menulis saya, sampai kemarin ( 20 Februari ) saya bertanya pada diri sendiri "kenapa insting menulis kamu redup ? nggak ada ide ? sudah malas menghadapi persaingan traffic ? atau apa ?" 

lama saya terdiam, dan akhirnya saya menyadari, bahwa selama ini saya belum menulis dengan rasa. saya selalu menulis hal hal "berat" yang seringkali pembaca saya malas membacanya. tidak salah, karena tidak semua orang minat blogwalking untuk membaca sebuah pemikiran dari orang yang tidak segitunya cerdas seperti saya ini.

saya lalu memperhatikan blog blog idola saya, saya perhatikan apa apa yang mereka tulis. kesimpulan saya, mereka (para blogger idola saya) selalu menulis dengan rasa, mereka menghadirkan rasa yang berbeda dalam setiap tulisannya dan menorehkan rasa kepada para pembacanya. pun setelah kami (para pembaca) menutup halaman blog mereka.

disini saya kembali belajar satu hal, bahwa selama ini saya tidak pernah menghadirkan rasa dalam tulisan saya. saya hanya menghadirkan emosi atau pemikiran . padahal bukan itu harapan para pembaca saya atas tulisan saya.

kembali saya belajar, bahwa menulis adalah tentang aktualisasi diri.

beberapa bulan ini saya sempat melupakan arti menulis bagi diri saya sendiri, dengan tawaran kerjasama berbentuk paid review, ambisi untuk meningkatkan traffic, ambisi untuk memperbaiki pagerank, sejenak membuat saya terlena dan bernafsu untuk menjadi yang terbaik dan menyingkirkan para pesaing.

saya lupa bahwa konten adalah raja, konten berarti isi, isi berarti tulisan, dan tulisan berdasar insting menulis. dan insting menulis setiap orang pasti berbeda beda. itu artinya, saya tidak perlu repot repot memoles personal branding saya. karena pada dasarnya disaat pertama kali postingan blog saya muncul. personal branding saya otomatis sudah terbangun. saya hanya perlu terus meningkatkan kualitas menulis saya, setelah itu. baru berbagai teknik SEO itu secara perlahan saya pelajari dan praktekkan. dengan begitu personal branding saya menjadi semakin kuat. dan salah satu keberhasilan seorang penulis dalam membranding dirinya adalah ketika ia bisa meninggalkan rasa yang kuat dan candu kepada para pembacanya dalam setiap tulisan tulisannya. 

intinya adalah saya harus terus belajar.

saya harus belajar menghadirkan rasa, saya harus belajar menulis dengan hati, menulis dengan jujur, dan menulis tanpa membohongi keadaan.






Surabaya, 21 Februari 2015





Rifa Akhsan

You May Also Like

14 comments

  1. Ya, kak. Menulis harus dengan rasa. Kalo nggak pake rasa ya nggak ada rasanya dong. Ckckck.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe iyaa :) terima kasih sudah berkunjung dan meinggalkan komentar :)

      Delete
  2. Menulis tanpa rasa itu sama seperti menulis buat Wikipedia..

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha iya, wikipedia juga sekarang meragukan kontennya :)

      Delete
  3. Setuju mbak.. konten blog adalah brand kita :) itu dulu kali ya baru setelah itu seo, traffic dan sebagainya.

    ReplyDelete
  4. Setuju mbak.. konten blog adalah brand kita :) itu dulu kali ya baru setelah itu seo, traffic dan sebagainya.

    ReplyDelete
  5. Menulis memang harus menghadirkan rasa dr dalam hati.
    Semuanya dilalui melalui proses, saya jg masih belajar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sayapun masih belajar, terkadang terlalu sering menulis juga bisa menghilangkan "rasa" itu

      Delete
  6. Bener banget... Beda aja nulis tanpa rasa sama melibatkan rasa.
    Tetep semangat, Mbak! ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. menulis tanpa rasa itu, kita aja yg nulis malu bacanya

      Delete
  7. Halo Faizah! Lagi ngalamin hal yang sama nih setelah berbulan-bulan gak nge-blog. Salam kenal anyway :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo keke :) salam kenal juga. tetap menulis ya :))

      Delete
  8. Luar biasa mantap. Salam kenal kak..

    ReplyDelete

pembaca yang baik, terima kasih telah berkunjung ke www.riffatakhsan.com silahkan meninggalkan kritik, saran, pesan, kesan, dan apresiasi untuk saya menulis lebih baik lagi. terima kasih pula untuk tidak nge-Spam di Blog Saya :)



Copyright By Faizah Riffat Ma'rifah Akhsan. Powered by Blogger.