Gale, Peeta, Mockingjay, dan Friendzone Level Katniss Everdeen

by - December 01, 2015

Sumber Gambar

sorry gaes, yang nulis postingan ini adalah Team Gale. jadi untuk yang merasa Team Peeta silahkan tahan hati sampai postingan berakhir.

saya adalah seorang yang sangat menunggu nunggu akhir dari kisah trilogi The Hunger Games ini. dari awal cerita The Hunger Games yang kemudian berlanjut ke Catching The Fire, Quarter Quell, dan Mockingay part 1 & 2. saya selalu bertanya tanya : intrik politik seperti apakah yang akan mendalangi pemberontakan untuk menjatuhkan Presiden Snow ? dan bagaimana konflik terbangun dengan pola bertahan menyerang antar kubu yang berkepentingan ?

ya, trilogi The Hunger Games adalah tentang politik, not about the game.

kemarin saya berkesempatan nonton akhir cerita dari The Hunger Games di IMAX 3D tunjungan plaza. seperti yang dijanjikan, saya memang merasa masuk ke dalam film saking kerennya teknologi tersebut. sayang ada beberapa cacat dari film mockingjay part 2 ini yang bikin saya kecewa, seperti twist yang polanya tetap. jadi ketika scene super senyap, hitung aja satu sampai sepuluh, di hitungan ke lima atau enam pasti kita langsung disuguhkan adegan penuh tembakan, bom, atau mutan. meskipun syuting filmnya sudah menggunakan kamera berteknologi IMAX, film ini tetap saja masih harus bawa tangga untuk kecanggihan sekelas IMAX.

tapi terlepas dari kepentingan presiden Coin dan presiden Snow yang gontok gontokan mau jadi presiden Panem dengan cara mainan intrik dan membuat kematian menjadi hal yang lumrah dan murah, kita disuguhkan pergulatan yang lebih seru dari sekedar politik yang menunggangi perang.

cocokan mana Katniss sama Gale atau Katniss sama Peeta.

Sumber Gambar

coba kalian perhatikan, malaikat juga tau kan siapa yang lebih ganteng :))))

jadi friendzone yang dilakukan mbak Katniss Everdeen ini udah memasuki level dewa. dia bebas ciuman sama Gale atau sama Peeta dengan tetap stay cool dengan frienzone ala dia tanpa mendapat predikat cewek kurang ajar.

di awal cerita The Hunger Games sebelum akhirnya Prim (adik Katniss) terpilih untuk berangkat ikut Hunger Games (yang kemudian digantikan oleh Katniss). kita bisa lihat bahwa Gale adalah tipe cowok yang selalu ada, dia mendorong dan mendukung Katniss tanpa menekan. ini terlihat dari adegan mereka main main ke hutan cari cari binatang buruan. waktu Katniss memutuskan untuk ikut Hunger Games, Gale pula yang mendukung dan berjanji akan menjaga keluarga Katniss.

mas Gale juga bertindak sebagai bodyguard mbak Katniss waktu mas Peeta ditahan Capitol dan dicuci otaknya.

setidaknya menurut saya tindakan Gale ini lebih gentleman daripada terus bilang "aku mutan, aku monster" dan "this is real or not real ?" sepanjang film. #EhMaap

saya nggak paham jalan pikiran Katniss Everdeen, kenapa kok santai santai aja menjalani friendzone model ini. apa dia nggak tau bahwa mas Gale dan mas Peeta sama sama mencintai dia dengan cara mereka sendiri ? ah nggak mungkin mbak Katniss nggak tau.

mas Gale itu cara pendekatannya smooth dan cenderung hati hati, nggak main gradak kayak mas Peeta. meskipun saya nya juga gregetan juga sih kok kayaknya mas Gale nggak mau battle secara terang terangan gitu lho sama mas Peeta.

saya kecewa sama Katniss (juga Suzanne Collins) yang akhirnya memilih menikah, punya anak dan hidup di district 12 sama Peeta.

mbak Katniss, saya kasih tau ya : pilih yang ganteng itu sifatnya mutlak. soalnya seumur hidup cuma itu yang diliat.

waktu adegan Gale omong omongan berdua sama Peeta, dan Gale bilang kalau dia give up karena dia tau Katniss lebih mencintai Peeta daripada dia.... sumpah saya nahan hati banget, OMG OMG OMG

Peeta adalah dandelion bagi Katniss, dan endingnya ia merasa Peeta lah yang melengkapi hidupnya, bukan Gale yang desire-able plus nikah-able.

Sumber Gambar

pokoknya team Gale kecewa dengan ending dari Trilogi ini, terlepas dari pengorbanan Peeta, Team Gale merasa bahwa sekuat kuatnya perempuan, ia harus memiliki seseorang yang lebih kuat untuk ia bersandar.....

seperti Gale Hawthorne.

jadi, kamu team Gale atau team Peeta ? atau berminat mencoba friendzone ala Katniss Everdeen ?







Surabaya, 1 Desember 2015




Riffat Akhsan


You May Also Like

5 comments

  1. Friendzone ajalah hahahaha. Eh nggak deh, Aku Team Gale! :D

    ReplyDelete
  2. GUA SATUJUHHH BANGET MAKASIH NIH ARTIKEL SEDIKIT NGOBATIN PATAH HATI HUA AMA ENDINGNYA :""""O tetep aja gak bisa terima ampe nangiss gua di kasurrr

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha sama aku juga kecewa banget kok malah sama peeta .___.

      Delete
  3. YEAAA ME TOOO, IDK from the first till the end, I feel like don't like peeta. Peeta is too a shy man. Shooo it's really different like such like a gale. He is sooooo gentleman. And i pretty disappointed to all the end:)

    ReplyDelete

pembaca yang baik, terima kasih telah berkunjung ke www.riffatakhsan.com silahkan meninggalkan kritik, saran, pesan, kesan, dan apresiasi untuk saya menulis lebih baik lagi. terima kasih pula untuk tidak nge-Spam di Blog Saya :)



Copyright By Faizah Riffat Ma'rifah Akhsan. Powered by Blogger.