Mangrove - Day

by - February 07, 2016


surabaya, masih menyimpan sejuta Pesona.


saya masih tidak menyangka dibalik gerai resto Internasional, apartemen dan perkantoran supermewah, sejarah panjang kota tua multietnis, saya masih dikejutkan dengan pesona di pesisir timur Surabaya. dimana saya bisa menyusuri sungai di ujung Gunung Anyar dan berakhir di Selat Madura.



"monggo mbak" sapa petani tambak pada saya, berdasarkan cerita nahkoda kapal, mayoritas masyarakat asli gunung anyar berprofesi sebagai petani tambak, mereka membuka lahan jauh dari keramaian, dan satu satunya akses menuju tambak adalah dengan kapal.




Gunung Anyar baru menjadi daerah yang diperhitungkan semenjak Bandara Internasional Juanda dipindahkan dari timur ke selatan sehingga para pengembang mulai membidik kawasan Gunung Anyar sebagai salah satu daerah potensial investasi di sektor properti.




saya hanya tidak menyangka, hanya berjarak beberapa kilometer dari bandara tersibuk kedua di Indonesia, dimana masyarakat Surabaya menjadi salah satu penentu arah ekonomi dunia dengan properti, bisnis dan segala aset mereka di dalam maupun di luar negeri terdapat daerah yang masih begitu perawan dimana saya bebas menyaksikan berbagai spesies burung dan monyet berkeliaran di alam bebas. sayang, saya hanya mengabadikan mereka dengan kamera ponsel yang hanya bisa memotret semampunya.




pelestarian mereka menjadi tugas kita semua, setidaknya berkunjunglah untuk menyadari bahwa hidup juga butuh keseimbangan.






Surabaya, 7 Februari 2016




Riffat Akhsan

You May Also Like

0 comments

pembaca yang baik, terima kasih telah berkunjung ke www.riffatakhsan.com silahkan meninggalkan kritik, saran, pesan, kesan, dan apresiasi untuk saya menulis lebih baik lagi. terima kasih pula untuk tidak nge-Spam di Blog Saya :)



Copyright By Faizah Riffat Ma'rifah Akhsan. Powered by Blogger.