Jalan - Jalan Tenggarong : Ladaya

by - October 21, 2018



satu minggu yang lalu, saya dan saudara kembar saya Fatimah diajak Syla (teman satu tim riset) untuk main dan nginep di rumah dia di Tenggarong. agenda kami di Tenggarong cuma : city tour, jalan ke Ladaya dan main ke kebunnya Syla.

di tulisan ini saya mau fokus cerita tentang Ladaya. Ladaya ini merupakan singkatan dari Ladang Budaya. sebuah tempat yang awalnya merupakan tempat kumpul para seniman Tenggarong untuk menggelar festival yang kemudian berubah menjadi sebuah tempat dengan konsep eco tourism berbasis alam.

singkatnya yang bisa dilakukan di Ladaya saat nggak ada event adalah ; foto - foto, main paintball, dan menjajal permainan adventure ketinggian seperti high rope, sepeda gantung, flying fox. oh ada satu lagi ; nemenin dedek dedek kecil main di play ground.

begitu parkir, saya disuguhi pemandangan replika kayu horizontal artifisial dari beton sebagai pintu gerbang dengan loket tiket dan toilet. waktu saya kesana harga tiket masuk untuk dewasa sebesar Rp. 11.000,00 rupiah dan anak anak sebesar Rp. 6000,00 rupiah.

itu harga tiket masuk saja. tiket wahana dijual terpisah tergantung wahana apa yang dipilih.


setelah pemeriksaan tiket, saya melewati semacam lorong memanjang yang isinya jualan street food, tampak depan lorong kurang fotogenik menurut saya. saya lebih suka liat sebelah belakang lorong ini yang berupa gerbong kereta api. 



saya kemudian berbelok ke kiri karena kata Syla lebih baik belok kiri karena sejatinya trek kawasan ini memutar sehingga saya lebih bisa nyaman keliling.


disini juga ada semacam kebun binatang mini. lumayan saya jadi bisa liat beruang madu, burung merak, monyet, Alhamdulillah nggak ada binatang buas semacam buaya dan ular di mini zoo ini.

FOTO - FOTO



karena saya memang niatnya mau liat - liat rumah sasak yang berfungsi sebagai penginapan dengan harga Rp. 300.000,00 per malam, maka saya fokus foto  rumah rumah ini. 




di antara rumah rumah ini, beberapa menempati kontur lahan rata sehingga terlihat seperti kompleks cottage. beberapa berada di atas ketinggian (mengingatkan saya dengan rumah pohon) beberapa ada di lereng, dan beberapa di atas air. 










selain rumah rumah itu, ada spot foto yang menarik perhatian saya : jembatan dan gazebo lucu.




PERMAINAN ADVENTURE KETINGGIAN

ini yang menjadi inti dari kawasan ini,  area outbond dengan berbagai permainan ketinggian. 







PAINTBALL AREA



pas lewat area paintball ini kebetulan pas ada yang lagi main disana. seru sekali melihat mereka bermain perang - perangan.





jadi untuk kamu yang sudah bosan dengan mall dan pengen cari sesuatu yang unik dan cukup berbeda, Ladaya ini bisa jadi pilihan.

kamu punya rekomendasi tempat wisata berbasis alam juga kah ? kalau ada share ya di komentar :)




Samarinda, 9 Desember 2018




Riffat Akhsan, preferensi wisatanya cenderung ke arah keindahan bangunan berkonsep alam 

You May Also Like

0 comments

pembaca yang baik, terima kasih telah berkunjung ke www.riffatakhsan.com silahkan meninggalkan kritik, saran, pesan, kesan, dan apresiasi untuk saya menulis lebih baik lagi. terima kasih pula untuk tidak nge-Spam di Blog Saya :)



Copyright By Faizah Riffat Ma'rifah Akhsan. Powered by Blogger.