Passion is Bullshit

by - November 24, 2018

Photo by Alesia Kazantceva on Unsplash

jadi saya lagi seneng - senengnya dengerin podcast di soundcloudnya @maknatalks. berawal dari minat saya di bidang finance, yang mana saat itu maknatalks lagi ngobrolin soal finance bareng founder Jouska Mas Aakar. ya udah deh jadi keterusan dengerin podcast mereka.

salah satu yang menarik perhatian saya adalah obrolan dengan Gofar Hilman, tentang kerjaan dia sampai berada di titik sekarang.

passion is bullshit, beberapa millenial memaknai arti passion secara berlebihan. loncat kerjaan kesana sini (katanya) demi mengejar passion. padahal mah ujungnya kan cari duit juga. passion bukan tentang pekerjaan apa yang kamu suka, tapi tentang bagaimana kamu mencintai pekerjaanmu.

statement dia menginspirasi saya untuk menulis postingan ini.

jujur, apa yang dia katakan itu benar.  

makin umur, saya makin banyak melihat mereka yang bekerja hanya karena butuh duit. terlihat sekali they works because they have to. karena pas rejekinya disitu, gajinya bagus juga. kenapa enggak ?akhirnya cara mereka melepas stress adalah dengan membiayai hobby dan travelling keliling dunia hasil jerih payah mereka bekerja.

mereka yang sepertinya tidak bekerja sesuai passion ternyata juga memiliki caranya sendiri untuk tetap enjoy dengan pekerjaannya. karena mereka punya sesuatu berharga yang membuat mereka bertahan. 

namanya duit.


saya bersyukur bekerja di bidang yang saya cintai, saya mencintai pekerjaan saya, cinta juga sama gaji dan bonusnya. saya ingat ungkapan bahwa dalam pekerjaan kita hanya bisa mendapatkan dua dari tiga hal : passion, salary, and work life balance. kalau di kerjaan saya work life balance lah hal yang tidak saya dapatkan. but I can deal with that.

bisa dibilang saya bekerja sesuai passion. meskipun saya lebih suka bilang kalau saya berangkat dari mencintai pekerjaan saya yang Alhamdulillah bisa menghidupi saya. cinta itu yang membuat saya bertahan dengan pekerjaan ini. walaupun deadlinenya kayak setan, pressurenya tinggi banget, negara api menyerang setiap akhir bulan, belum lagi masalah di lapangan, whoa kalau saya nggak cinta mungkin udah saya hempas dari dulu kali :)))).  

intinya memang ujungnya duit.

so, yang mau saya sampaikan adalah : jangan berpikir bekerja sesuai passion itu seneng - seneng terus isinya. namanya juga kerja, pastilah ada masalah, capek, stress, dan penuh hal - hal yang nggak sesuai ekspektasi. tapi kerja adalah tentang mengeluarkan the best version of you. melakukan yang terbaik. mencintai pekerjaanmu.

dan jangan lupa, mencintai diri sendiri.  cari duit itu nggak gampang.



Samarinda, 24 November 2018





Riffat Akhsan, yang lagi sibuk - sibuknya nyicil laporan akhir tahun.

You May Also Like

0 comments

pembaca yang baik, terima kasih telah berkunjung ke www.riffatakhsan.com silahkan meninggalkan kritik, saran, pesan, kesan, dan apresiasi untuk saya menulis lebih baik lagi. terima kasih pula untuk tidak nge-Spam di Blog Saya :)



Copyright By Faizah Riffat Ma'rifah Akhsan. Powered by Blogger.